Jamur Lingzhi/Reishi, Obat Panjang Umur
Jamur merupakan tumbuhan tingkat rendah, bahkan dalam sistem Lima
Kingdom makhluk hidup, jamur tidak masuk sebagai jenis tumbuhan, karena
tidak memiliki batang dan daun sebagaimana tumbuhan. Jamur digolongkan
dalam Kingdom tersendiri yaitu Fungi.
Peradaban manusia telah mengenal jamur sebagai jenis makanan dan obat-obatan. Untuk makanan ada beberapa spesies yang telah banyak dikonsumsi seperti jamur tiram, jamur kuping, jamur shitake dan jamur merang. Sedangkan Jamur Lingzhi dikenal sebagai obat yang sangat berkhasiat.
Jamur Lingzhi dalam sistem Tatanama Binomial Numenclature ciptaan Carollaus Linnaeus, adalah sebagai berikut:
Kerajaan: Fungi
Filum: Basidiomycota
Kelas: Agaricomycetes
Ordo Polyporales
Family Ganodermataceae
Genus Ganoderma
Spesies Ganoderma lucidum
Menurut sejarah Cina , ling zhi ditemukan oleh seorang petani bernama Seng Nong. Dalam buku Pengobatan Herbal Tiongkok yang ditulis tahun 56 SM, jamur kayu ini tercantum sebagai bahan obat nomor satu dari 365 bahan obat lainnya –termasuk ginseng. Pada zaman Dinasti Shu, sekitar 2400 tahun lalu, ling zhi hanya dikonsumsi untuk pengobatan para maharaja dan bangsawan di negeri Cina. Pada masa itu, ling zhi masih langka. Lingzhi masuk dalam kategori “superior” karena dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, mampu menjaga dan mengembalikan keseimbangan tubuh, dan aman dikonsumsi dalam jangka panjang tanpa efek samping.
Lingzhi dapat tumbuh pada pohon-pohon yang tua dan lapuk, atau pohon yang telah mati. Berbentuk seperti payung tidak sempurna, bertangkai relatif pendek dibandingkan dengan tubuh buah (payung)-nya yang berdiameter hingga 30 cm. Bentuk payungnya setengah lingkaran mirip ginjal, dengan ketebalan bervariasi antara 2-5 cm.
Kandungan utama lingzhi adalah protein, polisakarida (ganodelan A, ganodelan B, dan beberapa jenis glukans), triterpenoid (asam ganodermik, ganodermadiol, dan 110 macam lainnya) yang strukturnya mirip hormon steroid, juga germanium, ergosterol, coumarin, mannitol, alkaloid, asam lemak tak jenuh, adenosin, dan berbagai vitamin (B, C, D) serta mineral (natrium, kalsium, seng, besi, fosfor).
Nutrisi
Jumlah(%)
Karbohidrat
43
Protein
26.4
Lemak
4.5
Abu
19.0
Air
6.9
Kandungan Mineral dan Vitamin Ling Zhi
Komponen
Jumlah(mg/100 g bahan)
Fosfor
4,150
Kalium
3,590
Magnesium
1,030
Kalsium
832
Natrium
735
Zat Besi
82,6
Niacin
61,90
Vitamin B2
17,10
Vitamin B1
3,49
Dari berbagai penelitian yang dilakukan di berbagai negara, ling zhi berkhasiat sebagai herbal anti- diabetes , anti- hipertensi , anti- alergi , antioksidan , anti-[inflamasi], anti-hepatitis , analgesik , anti- HIV , serta perlindungan terhadap liver , ginjal , hemoroid atauwasir , anti- tumor , dan sistem imunitas (kekebalan tubuh).
Jamur ini tumbuh sebagaimana jamur yang lain, hanya saja masa panennya lebih lama. Kalau jamur tiram hampir tiap hari panen, jamur lingzhi bisa sebulan sekali baru bisa dinikmati hasilnya. Oleh karena itulah, harga jamur ini jauh lebih mahal dibanding jamur tiram.
Sumber : wikipedia dengan beberapa penambahan
Peradaban manusia telah mengenal jamur sebagai jenis makanan dan obat-obatan. Untuk makanan ada beberapa spesies yang telah banyak dikonsumsi seperti jamur tiram, jamur kuping, jamur shitake dan jamur merang. Sedangkan Jamur Lingzhi dikenal sebagai obat yang sangat berkhasiat.
Jamur Lingzhi dalam sistem Tatanama Binomial Numenclature ciptaan Carollaus Linnaeus, adalah sebagai berikut:
Kerajaan: Fungi
Filum: Basidiomycota
Kelas: Agaricomycetes
Ordo Polyporales
Family Ganodermataceae
Genus Ganoderma
Spesies Ganoderma lucidum
Menurut sejarah Cina , ling zhi ditemukan oleh seorang petani bernama Seng Nong. Dalam buku Pengobatan Herbal Tiongkok yang ditulis tahun 56 SM, jamur kayu ini tercantum sebagai bahan obat nomor satu dari 365 bahan obat lainnya –termasuk ginseng. Pada zaman Dinasti Shu, sekitar 2400 tahun lalu, ling zhi hanya dikonsumsi untuk pengobatan para maharaja dan bangsawan di negeri Cina. Pada masa itu, ling zhi masih langka. Lingzhi masuk dalam kategori “superior” karena dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, mampu menjaga dan mengembalikan keseimbangan tubuh, dan aman dikonsumsi dalam jangka panjang tanpa efek samping.
Lingzhi dapat tumbuh pada pohon-pohon yang tua dan lapuk, atau pohon yang telah mati. Berbentuk seperti payung tidak sempurna, bertangkai relatif pendek dibandingkan dengan tubuh buah (payung)-nya yang berdiameter hingga 30 cm. Bentuk payungnya setengah lingkaran mirip ginjal, dengan ketebalan bervariasi antara 2-5 cm.
Kandungan utama lingzhi adalah protein, polisakarida (ganodelan A, ganodelan B, dan beberapa jenis glukans), triterpenoid (asam ganodermik, ganodermadiol, dan 110 macam lainnya) yang strukturnya mirip hormon steroid, juga germanium, ergosterol, coumarin, mannitol, alkaloid, asam lemak tak jenuh, adenosin, dan berbagai vitamin (B, C, D) serta mineral (natrium, kalsium, seng, besi, fosfor).
Kandungan Nutrisi Ling Zhi
Nutrisi
Jumlah(%)
Karbohidrat
43
Protein
26.4
Lemak
4.5
Abu
19.0
Air
6.9
Kandungan Mineral dan Vitamin Ling Zhi
Komponen
Jumlah(mg/100 g bahan)
Fosfor
4,150
Kalium
3,590
Magnesium
1,030
Kalsium
832
Natrium
735
Zat Besi
82,6
Niacin
61,90
Vitamin B2
17,10
Vitamin B1
3,49
Dari berbagai penelitian yang dilakukan di berbagai negara, ling zhi berkhasiat sebagai herbal anti- diabetes , anti- hipertensi , anti- alergi , antioksidan , anti-[inflamasi], anti-hepatitis , analgesik , anti- HIV , serta perlindungan terhadap liver , ginjal , hemoroid atauwasir , anti- tumor , dan sistem imunitas (kekebalan tubuh).
Jamur ini tumbuh sebagaimana jamur yang lain, hanya saja masa panennya lebih lama. Kalau jamur tiram hampir tiap hari panen, jamur lingzhi bisa sebulan sekali baru bisa dinikmati hasilnya. Oleh karena itulah, harga jamur ini jauh lebih mahal dibanding jamur tiram.
Sumber : wikipedia dengan beberapa penambahan

